Jerawat Pasir atau Beruntusan ? ini perbedaan dan cara mengatasinya!

 

Pernah muncul jerawat seperti ini ? sebagian besar wanita pasti menyebutnya beruntusan, tapi apakah benar ?

Dalam dunia kecantikan terdapat 2 jenis jerawat yang datang ‘keroyokan’yaitu Jerawat Pasir dan Beruntusan. Apa bedanya ya ?

Jerawat pasir sama dengan jerawat biasanya, tapi ukurannya cenderung lebih kecil. Jerawat pasir biasanya hanya berisi lemak dan kotoran. Dalam bahasa medis, jerawat ini sering disebut jerawat derajat sedang. Bisa juga berupa papula (jerawat berbentuk bintik merah kecil) dan juga pustula (jerawat merah kecil dengan nanah di dalamnya). Kebanyakan orang mengalaminya di bagian pipi dan dahi atau zona T, di mana produksi minyaknya jauh lebih banyak. Memang seperti beruntusan yang muncul dalam jumlah banyak dan menyebar, namun Jerawat Pasir mengalami peradangan dan sakit jika disentuh.

Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya tentang bahaya memencet jerawat, jangan pernah memencet jerawat untuk mengeluarkan isinya secara paksa. Bukan hanya karena tidak aman, kotoran yang keluar dari benjolan jerawat dapat menyebabkan penyebaran jerawat yang semakin luas. Pada dasarnya, jerawat terbentuk dari penumpukan minyak wajah, lemak di bawah kulit, dan kotoran yang menyumbat pori dan tidak dibersihkan dengan benar. Lalu, bagaimana cara mengobati jerawat pasir ini ya ? simak caranya dibawah ini!

Jerawat pasir biasanya diobati dengan obat yang diminum seperti doxycycline, minocycline, tetracycline, atau erythromycin. Obat-obatan antibiotik ini digunakan sebagai antibakteri. Sedangkan untuk obat oles menggunakan produk yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, atau krim retinoid. Selain menggunakan obat, kebiasaan ini juga bisa mengatasi jerawat pasir agar cepat menghilang.

  • Bersihkan kulit yang berjerawat setiap hari. Gunakan pembersih yang ringan dan nggak berbahan kimia keras.
  • Jangan lupa untuk selalu pakai tabir surya yang cocok dengan kulitmu, apalagi kalau kamu pakai krim atau obat jerawat. Pasalnya, krim atau obat jerawat yang kamu pakai bisa bikin kamu peka terhadap sinar matahari.
  • Keramas secara teratur. Rambut yang berminyak dan kotor jika terkena wajah bisa memperparah jerawat.
  • Jangan memencet atau menggosok jerawat dengan tangan atau alat lain agar nggak infeksi atau jerawat menyebar lebih banyak.

 

Jangan suka buru buru panik dan mengambil tindakan pengobatan tanpa diagnosa yang jelas. Ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengetahui penyebab pasti dari jerawat pasir yang menyerbu wajahmu. Dengan diagnosa yang tepat, maka akan membantumu untuk mendapatkan pengobatan yang efektif. Semoga cepat pulih jerawat pasirmu, ya!